Artikel dan Berita

Jangan Salah Paham! Yuk, Kenali Kebenaran Tentang Diabetes Sejak Dini

Diabetes bukanlah penyakit baru — namun masih banyak masyarakat yang salah memahami kondisi ini. Mulai dari anggapan bahwa “diabetes hanya menyerang orang tua” hingga “penderita diabetes tidak boleh makan nasi sama sekali.”
Faktanya, sebagian besar informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Nah, agar kita bisa lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan kabar yang keliru, mari kita bahas fakta dan mitos seputar diabetes secara lengkap.


Mitos 1: Diabetes hanya menyerang orang yang sudah tua

Faktanya:
Diabetes bisa menyerang siapa saja, termasuk usia muda bahkan anak-anak.
Tipe diabetes terbagi menjadi dua:

  • Diabetes Tipe 1 (biasanya sejak usia muda karena faktor autoimun)
  • Diabetes Tipe 2 (umumnya karena pola hidup tidak sehat)

Jadi, faktor usia bukan satu-satunya penyebab. Gaya hidup seperti kurang bergerak, pola makan tinggi gula, dan berat badan berlebih juga sangat berpengaruh.


Mitos 2: Penderita diabetes tidak boleh makan makanan manis sama sekali

Faktanya:
Penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi makanan manis, asal dikontrol porsinya dan memperhatikan kadar gula dalam makanan.
Yang perlu diperhatikan bukan hanya rasa manis, tetapi juga indeks glikemik (IG). Pilih makanan dengan IG rendah seperti beras merah, oatmeal, atau buah-buahan segar.

Kuncinya adalah mengatur pola makan seimbang, bukan menghindari semua jenis gula.


Mitos 3: Suntik insulin membuat ketergantungan

Faktanya:
Insulin bukan obat yang membuat ketagihan. Insulin adalah hormon alami tubuh yang dibutuhkan untuk membantu sel menyerap gula darah menjadi energi.
Pada penderita diabetes tertentu, terutama tipe 1, tubuh tidak bisa memproduksi insulin dengan cukup, sehingga perlu suntikan insulin dari luar.
Jadi, insulin justru menyelamatkan dan menjaga kestabilan kadar gula darah.


Mitos 4: Kalau sudah minum obat, tidak perlu olahraga

Faktanya:
Obat memang membantu menurunkan kadar gula darah, namun olahraga tetap sangat penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan membakar kalori.
Aktivitas fisik seperti jalan kaki, bersepeda, atau senam ringan minimal 30 menit per hari dapat membantu tubuh mengontrol gula darah lebih efektif.
Jadi, jangan hanya mengandalkan obat. Kombinasikan dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik rutin.


Mitos 5: Gula darah tinggi hanya karena makan manis

Faktanya:
Tidak hanya makanan manis! Gula darah juga bisa meningkat karena:

  • Stres emosional
  • Kurang tidur
  • Infeksi atau sakit tertentu
  • Kurang berolahraga
  • Makanan tinggi karbohidrat olahan (seperti roti putih, mie instan, atau nasi putih berlebihan)

Artinya, pengendalian gula darah perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya dengan membatasi makanan manis.


Mitos 6: Kalau tidak ada gejala, berarti tidak diabetes

Faktanya:
Diabetes sering disebut “silent killer” karena gejalanya sering tidak terasa di awal. Banyak orang baru menyadari setelah muncul komplikasi seperti gangguan penglihatan, luka sulit sembuh, atau lemas terus-menerus.
Oleh karena itu, pemeriksaan rutin kadar gula darah sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti:

  • Riwayat keluarga diabetes
  • Berat badan berlebih
  • Pola hidup tidak sehat
  • Tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi

Waspada, Bukan Takut

Mengetahui fakta dan mitos diabetes membantu kita mengambil langkah yang tepat dalam pencegahan dan pengobatan.
Jangan menunggu munculnya gejala — mulailah dari pemeriksaan rutin, pola makan sehat, olahraga, dan kontrol stres.


Periksakan Diri ke RSI Unisma

Di Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma Malang, Anda bisa melakukan pemeriksaan kadar gula darah, konsultasi gizi, dan edukasi diabetes bersama dokter spesialis penyakit dalam.
Tim medis kami siap membantu Anda mengenali risiko diabetes sejak dini agar tetap hidup sehat dan produktif.

Cegah komplikasi sejak sekarang!
Kunjungi RSI Unisma Malang
Untuk pemeriksaan dan konsultasi kesehatan Anda serta keluarga.

"Health is the most important thing you have in life!"

Contact us now to schedule an appointment.